berita segar

berita yang memberikan informasi terhangat dan terbaru yang anda belum ketahui.

berta segar

berita yang memberikan informasi terhangat dan terbaru yang anda belum ketahui.

berita segar

berita yang memberikan informasi terhangat dan terbaru yang anda belum ketahui.

berita segar

berita yang memberikan informasi terhangat dan terbaru yang anda belum ketahui.

berita segar

berita yang memberikan informasi terhangat dan terbaru yang anda belum ketahui.

Tampilkan postingan dengan label Budaya. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Budaya. Tampilkan semua postingan

Selasa, 26 April 2016

9 Kebudayaan Indonesia yang Mendunia

1. TARI PENDET


video

blog: jurnal fresh  Tari pendet pada awalnya merupakan tari pemujaan yang banyak diperagakan di pura.Tarian ini melambangkan penyambutan atas turunnya dewata ke alam dunia. Perkembangan tari Pendet sangat pesat, lambat laun seniman Bali mengubahnya menjadi "ucapan selamat datang", meski tetap mengandung nilai sakral-religius. Pencipta modern tari Pendet adalah I Wayan Rindi. Pendet merupakan pernyataan dari sebuah persembahan dalam bentuk tarian upacara. Tidak seperti halnya tarian-tarian pertunjukkan yang memerlukan pelatihan intensif, Pendet dapat ditarikan oleh semua orang, pemangkus pria dan wanita, dewasa maupun gadis.

2. BATIK 
video


Batik (bahasa Jawa) berarti menulis dan "nitik". Batik tradisional merujuk teknik pembuatan corak - menggunakan canting atau cap - dan pencelupan kain dengan menggunakan bahan perintang warna corak "malam" (wax) yang diaplikasikan di atas kain/bahan yang terbuat dari serat alami seperti katun, sutra, wol dan tidak bisa diterapkan di atas kain dengan serat buatan. Batik tetap mempertahankan coraknya, dan masih dipakai dalam upacara-upacara adat, karena biasanya masing-masing corak memiliki perlambangan masing-masing. Batik juga pertama kali diperkenalkan kepada dunia oleh Presiden Soeharto, yang memakai batik pada Konferensi PBB. BATIK berkembang pesat di Pekalongan, Solo, Semarang, Cirebon, Banyumas, dan kota-kota lain Indonesia

3. WAYANG 
video


Wayang dikenal sejak zaman prasejarah yaitu sekitar 1500 SM. Indonesia saat itu memeluk animisme berupa pemujaan roh nenek moyang yang diwujudkan dalam bentuk [arca] atau gambar. Pertunjukan wayang telah diakui oleh UNESCO pada 7 November 2003, sebagai (Masterpiece of Oral and Intangible Heritage of Humanity). Dua versi wayang: oleh orang dengan memakai kostum, wayang orang dan yang berupa sekumpulan boneka yang dimainkan oleh dalang, wayang kulit dan wayang golek. Cerita yang dikisahkan dalam pagelaran wayang dari Mahabarata dan Ramayana. Kadangkala cerita Menak (cerita-cerita Islam) dipentaskan pula. WAYANG berkembang pesat di Jawa dan Bali.

4. RENDANG DAGING

 Rendang daging adalah masakan tradisional bersantan dengan daging sapi sebagai bahan utamanya. Masakan ini sangat digemari di semua kalangan masyarakat baik itu di Indonesia sendiri ataupun di luar negeri. Selain daging sapi, rendang juga menggunakan kelapa (karambia), dan campuran dari berbagai bumbu khas Indonesia di antaranya cabai (lado), lengkuas, serai, bawang dan aneka bumbu lainnya yang biasanya disebut sebagai pemasak. Rendang memiliki posisi terhormat dalam budaya masyarakat Minangkabau. Rendang memiliki filosofi tersendiri bagi masyarakat Minang Sumatra Barat yaitu musyawarah, yang berangkat dari 4 bahan pokoknya tersebut. RENDANG berasal dari Sumatra Barat, Indonesia.

5. ANGKLUNG 
video

Angklung adalah alat musik tradisional Indonesia terbuat dari bambu, dibunyikan dengan cara digoyangkan sehingga menghasilkan bunyi yang bergetar dalam susunan nada 2, 3, sampai 4 nada dalam setiap ukuran, baik besar maupun kecil. Laras (nada) alat musik angklung sebagai kebanyakan adalah salendro dan pelog. Kemunculan angklung 400 tahun lalu berawal dari ritus padi. Angklung diciptakan dan dimainkan untuk memikat Dewi Sri turun ke Bumi agar tanaman padi rakyat tumbuh subur. Dikenal oleh masyarakat diantaranya sebagai penggugah semangat pertempuran rakyat sampai masa penjajahan, itu sebabnya Hindia Belanda sempat melarang. ANGKLUNG berasal dari Jawa Barat, Indonesia.

6. RASA SAYANGE
video

RASA SAYANG-SAYANGE Rasa Sayange/ Rasa Sayang-Sayange merupakan lagu daerah yang selalu dinyanyikan secara turun-temurun sejak dahulu untuk mengungkapkan rasa sayang terhadap lingkungan dan sosialisasi di antara masyarakat Maluku. Jika didengarkan, lagu ini layaknya seperti sajak/ pantun yang bersahutan. Namun dari liriknya tetap diawali oleh kalimat Rasa sayange rasa sayang sayange, Eeee lihat dari jauh rasa sayang sayange dan diakhiri lirik dengan kalimat Kalau ada sumur di ladang, boleh kita menumpang mandi... Kalau ada umurku panjang, boleh kita berjumpa lagi. LAGU RASA SAYANGE/ RASA SAYANG-SAYANGE berasal dari Maluku, Indonesia.

7. REOG Reog 
video

adalah salah satu kesenian yang diisi oleh sosok diantaranya warok dan gemblak. Reog masih sangat kental dengan hal-hal yang berbau mistik dan ilmu kebatinan yang kuat. Pada dasarnya ada lima versi cerita populer yang berkembang di masyarakat tentang asal-usul Reog dan Warok, namun salah satu cerita yang paling terkenal adalah cerita tentang pemberontakan Ki Ageng Kutu, seorang abdi kerajaan pada masa Bhre Kertabumi, Raja Majapahit terakhir yang berkuasa pada abad ke-15. Pagelaran Reog menjadi cara Ki Ageng Kutu membangun perlawanan masyarakat lokal menggunakan kepopuleran Reog. REOG berasal dari Ponorogo, Jawa Timur, Indonesia.

8. PADMA RAKSASA

 (Rafflesia arnoldii) Patma raksasa merupakan tumbuhan parasit obligat yang terkenal karena memiliki bunga berukuran terbesar di dunia. Ia tumbuh menghisap unsur anorganik dan organik tumbuhan Tetrastigma dan tidak memiliki daun sehingga tak mampu berfontosintesis. Bunga merupakan parasit tak berakar, tak berdaun, dan tak bertangkai. Diameter bunga mekar bisa mencapai 1 meter dengan berat 11 kilogram. Bunga mempunyai 5 daun mahkota yang mengelilingi bagian seperti mulut gentong. Presentase pembuahan sangat kecil, karena bunga jantan dan bunga betina sangat jarang mekar bersamaan dalam satu minggu, itu pun kalau ada lalat yang datang membuahi. PADMA RAKSASA tumbuh endemik di Bengkulu, Jambi, dan Sumatra Selatan, Indonesia

9. JALI-JALI

 LAGU DAERAH JALI-JALI berasal dari Jakarta, Indonesia.
Well , guys itu adalah budaya budaya Indonesia yang harus kita jaga . Bukan cuma budaya itu saja , kita harus melestarikan budaya yang lainnya juga . Kita juga harus sering promosi tentang Indonesia .

Dialog Sastra Bali Modern Dihelat pada Sabtu di Gianyar




Denpasar, Jurnal fresh — Bentara Budaya Bali (BBB), lembaga kebudayaan nirlaba Kompas-Gramedia di Ketewel, Kabupaten Gianyar menggelar ‘dialog seputar sastra Bali modern dan anugerah Rancage’.
×Powered By Capricornus“Kegiatan yang akan digelar Sabtu (30/1) menampilkan dua pembicara yakni sastrawan I Gede Gita Purnama dan pemerhati sastra I Gede Gita Purnama akan berbagi pandangannya seputar buku ‘Ngurug Pasih’ yang meraih Hadiah Sastra Rancage tahun 2015,” kata kata Penata Acara tersebut Juwitta K. Lasut, kepada wartawan, di Denpasar, Kamis (28/01).
Dialog yang melibatkan seniman, budayawan dan berbagai elemen masyarakat mengulas perihal peranan dan posisi hadiah Sastra Rancage dalam kehidupan sastra berbahasa Ibu di Indonesia, khususnya sastra Bali modern.
Putra Ariawan juga akan berbagi proses kreatifnya menulis buku kumpulan cerpen Ngurug Pasih (menimbun laut).
Sastrawan yang juga pengajar di SMA Negeri 1 Kediri Tabanan, I Gede Putra Ariawan, telah menekuni proses penulisan kreatif semenjak menempuh studi di Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia di Perguruan Tinggi Undiksha, Singaraja (2006-2010).
Karya-karyanya berupa puisi, cerpen, opini, dan artikel pendek pernah dimuat di majalah Ekspresi, Satua, dan Bali Post. Buku perdana yang diterbitkan berupa kumpulan cerpen berbahasa Bali Ngurug Pasih (menimbun laut) mendapat penghargaan Sastera Rancage 2015 dari Yayasan Kebudayaan Rancage di Bandung.
“Ngurug Pasih” (Menimbun Laut) terbit 2014 (Pustaka Ekspresi) memuat 15 cerpen berbahasa Bali: Ajeg Bali, Kekupu, Museum, Engkebang Bulan, Kado, Kode Alam, Ngurug Pasih, Padine Mentik di Tanah Wayah, Pekak Kaung, Sanggah, Car Free Night, Taluh Semuk, Kaliwat Tresna, JKBM, dan Langsung Sing Langsung.
Ke-15 cerpen dalam buku Ngurug Pasih sebagian besar bertema sosial yang menekankan pada satire atas gejala-gejala sosial masyarakat Bali. Cerpen Ngurug Pasih misalnya, menggambarkan penjualan habis tanah-tanah di Bali untuk villa dan bangunan-bangunan pariwisata.
Cerita ini juga menggambarkan adanya peubahan-perubahan nilai akibat globalisasi, antara menjaga kearifan lokal Bali dengan nilai-nilai baru yang akibat hadirnya pariwisata selama ini.
×Powered By CapricornusSementara itu, pemerhati sastra, I Gede Gita Purnama, akan mengulas seputar buku Ngurug Pasih, namun juga mempertajam gagasan perihal peranan anugerah sastra Rancage dalam perkembangan sastra Bali modern, termasuk mendorong lahirnya karya-karya sastra berbahasa Ibu, tak terkecuali bahasa Bali.
Selama ini, I Gede Gita Purnama aktif dalam berbagai upaya pelestarian bahasa Bali, termasuk bergabung dalam Aliansi Peduli Bahasa Bali, sebuah organisasi sosial yang bergerak dalam bidang pelestarian dan pengembangan Bahasa Bali.
Selain menjadi kontributor rubrik berbahasa Bali di Bali Orti (koran Bali Post) dan Media Swari (Pos Bali), ia juga editor serta penulis dalam beberapa buku diantaranya, “Dendang Denpasar Nyiur Sanur” (kumpulan puisi), “Denpasar lan Don Pasar” (Kumpulan puisi), “Wayan Bratha, Seniman Kelas Dunia” (biografi seniman Bali), “Angripta Rum” (Kumpulan cerpen bahasa Bali), “Smara Reka” (kumpulan puisi bahasa Bali). Alumnus Fakultas Sastra Universitas Udayana ini kini juga merupakan pengajar di IHDN (Institut Hindu Dharma Negeri) Denpasar.
(Ferro Maulana)

orang-orang yang misterius di indonesia

 Sejarah mencatat, paling tidak ada  orang-orang yang misterius di Indonesia yang sebenarnya layak di ketahui keberadaan serta perannya apabila orang-orang tersebut benar-benar ada. Tetapi sayangnya, mereka tetaplah misterius dan tentang keberadaannya sulit diketahui dengan pasti, bahkan beberapa di antaranya, makamnya sulit d temukan.


1. Supriyadi (PETA)

Siapa yang tidak kenal dengan sosok pahlawan satu ini. Supriyadi adalah pahlawan nasional, pemimpin pemberontakan pasukan Pembela Tanah Air ( PETA ) terhadap pasukan pendudukan Jepang di Blitar pada Februari 1945. 

Ia ditunjuk sebagai menteri keamanan rakyat pada kabinet pertama Indonesia, namun tidak pernah muncul untuk menempati jabatan tersebut.





Pada waktu itu, Supriyadi memimpin sebuah pasukan tentara bentukan Jepang yang beranggotakan orang-orang Indonesia. Karena kesewenangan dan diskriminasi tentara Jepang terhadap tentara PETA dan rakyat Indonesia, Supriyadi gundah. 

Ia lantas memberontak bersama sejumlah rekannya sesama tentara PETA. Namun pemberontakannya tidak sukses. Pasukan pimpinan Supriyadi dikalahkan oleh pasukan bentukan Jepang lainnya, yang disebut Heiho.

Kabar yang berkembang kemudian, Supriyadi tewas. Tetapi, hingga kini tidak ditemukan mayat dan kuburannya. Oleh karena itu, meski telah dinobatkan sebagai pahlawan nasional oleh pemerintah, keberadaan Supriyadi tetap misterius hingga kini. Sejarah yang ditulis pada buku-buku pelajaran sekolah pun menyebut Supriyadi hilang.

Namun yang membuat sosok Supriyadi semakin misterius adalah banyaknya kemunculan orang-orang yang mengaku sebagai Supriyadi. Salah satu yang cukup kontroversial adalah sebuah acara pembahasan buku 'Mencari Supriyadi, Kesaksian Pembantu Utama Bung Karno', yang diadakan di Toko Buku Gramedia di Jalan Pandanaran Semarang.

Andaryoko

Dalam acara itu, seorang pria sepuh bernama Andaryoko Wisnu Prabu membuka jati diri dia sesungguhnya. Dia mengaku sebagai Supriyadi, dan kini berusia 88 tahun.

Namun sampai sekarang pengakuan tersebut belum bisa dibuktikan kebenarannya, meski secara perawakan dan sejumlah saksi membenarkan klaim tersebut.

2. Tan Malaka

Salah satu sosok pahlawan nasional kita yang terlupakan. Mungkin salah satu (atau satu-satunya) sosok pahlawan yang memiliki kisah petualangan dari negara ke negara lain dan menjadi sosok yang paling dicari oleh Belanda dan banyak negara lain.


Selain itu, pada masa revolusi kemerdekaan keberadaannya selalu dicari oleh para pejuang pada saat itu ( termasuk oleh Bung Karno ) karena hobinya melakukan penyamaran untuk menghindari mata-mata musuh, sehingga sosoknya selalu misterius dan tidak banyak yang mengenal dengan pasti seperti apa sosok yang bernama asli Sutan Ibrahim gelar Datuk Tan Malaka itu.

Namun sayangnya keberadaan dari tokoh aliran kiri ini hilang secara misterius dalam pergolakan revolusi kemerdekaan itu. Konon kabarnya Tan Malaka dibunuh pada tanggal 21 Februari 1949 atas perintah Letda Soekotjo dari Batalyon Sikatan, Divisi Brawijaya di daerah Kediri, Jawa Timur. Hingga kini makamnya tidak pernah bisa ditemukan.

3. Gunadarma (Borobudur)

Borobudur dan Gunadarma adalah dua nama yang tidak bisa terpisahkan. Dalam sejumlah literatur, Candi Borobudur diarsiteki oleh sekelompok kaum atau sekelompok Brahmana yang meletakkan dasar pada sebuah tempat pemujaannya dan kemudian entah beberapa waktu kemudian (kemungkinan bisa puluhan, ratusan atau malah ribuan) dibuatkan sebuah proyek mega raksasa, pemberian sebuah 'kulit' yang katanya dikepalai oleh seorang arsitek bernama Gunadarma.

Sedangkang siapa sebenarnya sekelompok kaum Brahmana yang terdahulu tidak diketemukan catatan resmi tentang mereka, kemudian cerita tentang kepala penanggung jawab mega proyek pembuatan 'kulit' situs tersebut yaitu Gunadarma juga tidak ada sebuah keterangan resmi mengenainya, bisa jadi kata Gunadarma adalah sebuah kata simbol dan bukan merupakan nama seseorang.

Kalau memang benar Gunadarma yang mengarsiteki pembangunan Candi Borobudur, maka perlu kita acungi jempol bagaimana Gunadarma melakukan perencanaan yang tepat dengan kondisi teknologi yang pada saat itu belum begitu canggih. Namun sampai saat ini nama Gunadarma dan Borobudur itu sendiri masih menjadi misteri yang belum bisa diungkapkan dengan tuntas.

4. Ki Panji Kusmin

Suatu ketika majalah Sastra, dengan cetakan tahun VI No. 48, Agustus 1968, memuat sebuah cerpen yang berjudul Langit Makin Mendung yang dikarang oleh Ki Panji Kusmin (diduga ini nama samaran). Cerpen ini bercerita tentang Nabi Muhammad yang memohon izin kepada Tuhan untuk menjenguk umatnya.

Disertai Malaikat Jibril, dengan menumpang Bouraq, Nabi mengunjungi Bumi. Namun Bouroq bertabrakan dengan satelit Sputnik sehingga Nabi serta Malaikat Jibril terlempar dan mendarat di atas Jakarta. 

Di situ Nabi menyaksikan betapa umatnya telah menjadi umat yang bobrok. Cerpen ini adalah sindiran terhadap laku keagamaan masyarakat luas yang 'menyimpang' pada waktu yang belum jauh berselang dari terjadinya tragedi 1965.

Namun akibat penerbitan Cerpen yang bikin heboh umat ini, Ki Panji Kusmin dituduh telah melakukan penodaan terhadap agama karena mempersonifikasikan Tuhan, Nabi Muhammad, dan Malaikat Jibril. 

Tanpa ampun lagi H.B. Jassin selaku penanggung jawab majalah itu dibawa ke pengadilan dan dipaksa untuk mengungkap siapa sebenarnya Ki Panji Kusmin. H.B. Jassin menolak untuk mengungkap jati diri Ki Panji Kusmin.

Untuk itu ia dituntut Pengadilan Tinggi Medan dan divonis in absentia berupa kurungan selama satu tahun dan masa percobaan dua tahun. Dan sampai saat ini pun identitas dari Ki Panji Kusmin tidak terungkap dan dibawa hingga ke liang lahat oleh H.B. Jassin.



5. Imam Sayuti alias Tebo

Suatu hari, pada 1970 hiduplah sepasang suami - istri Fai dan Nasikah di lereng Gunung Watungan, Desa Wuluhan, Kecamatan Ambulu, Kabupaten Jember, Jawa Timur. 

Fai bekerja sebagai kuli bangunan, istrinya membantu mencari kayu di hutan Ambulu. Masih pengantin baru, konon mereka belum sempat berhubungan suami - istri, Fai pergi ke kota untuk bekerja di proyek. Fai pun pamit untuk jangka waktu lama.

Ternyata, baru tiga hari pamitan, ‘Fai’ pulang lagi menemui Nasikah. (Dipercaya sebagai gendruwo atau makhluk halus. Postur, cara bicara, suara, dan perilakunya persis Fai, sang suami asl ). Nah, si gendruwo yang menyamar sebagai Fai ini kemudian menyetubuhi Nasikah.

Nasikah, wanita desa itu, tenang-tenang saja karena menganggap 'laki - laki' itu suaminya yang sah. Bulan ketujuh Nasikah hamil, Fai palsu pamit. Datanglah Fai yang asli. 

Maka gegerlah sudah keluarga baru ini. Untung saja, ulama terkemuka di Ambulu meminta Fai untuk bersabar karena istrinya tidak selingkuh. Ada pesan atau isyarat spiritual yang terjadi dengan istrinya.

Lalu, lahirlah bayi penuh rambut di tubuh dengan bintik-bintik merah. Orang tuanya memberi nama Imam Sayuti. Tapi laki-laki kekar ini diberi nama gaib, Tebo, sesuai dengan petunjuk 'dari langit'. Tebo kemudian diasuh oleh pasangan suami - istri ini layaknya anak mereka sendiri.

Sosok ini cukup menarik perhatian ketika Tebo dititipkan oleh manajer Wahana Misteri (Penyelenggara pameran yang berkaitan dengan hal-hal gaib) pada tahun 1990 dan menjadi bintang pameran di sana. Akhirnya kontroversi keberadaan sosok ini merebak.

Tentu suatu hal yang ganjil jika ada makhluk alam lain bisa 'bersetubuh' dengan manusia dan melahirkan manusia 'gado - gado'. Hingga saat ini belum ada penelitian yang lebih ilmiah untuk membuktikan keberadaan 'makhluk' ini.

6. Perobek Bendera Belanda di Hotel Oranje
Peristiwa 10 November 1945 tentu tidak lepas dari dipicunya oleh salah satu peristiwa yang paling heroik, yaitu perobekan bendera Belanda di atas Hotel Oranje. Kisah ini dipicu oleh berita bahwa di Hotel Oranje di Tunjungan telah dikibarkan bendera Belanda merah-putih-biru oleh Mr Ploegman. 

Tentu saja hal tersebut tidak diterima oleh para arek-arek Suroboyo yang merasa pengibaran bendera tersebut dianggap sebagai penghinaan sebagai bangsa yang merdeka.


Pada akhirnya Mr. Ploegman dibunuh oleh seorang pemuda yang mendekati dirinya tanpa ia ketahui dan menusukkan pisaunya bertubi-tubi. Pada saat itu Mr. Ploegman menghadapi ribuan massa di depan hotel yang menuntut penurunan bendera triwarna tersebut. Teriakan untuk menurunkan bendera kian membahana.

Sejumlah pemuda telah membawa tangga untuk naik ke atap hotel, terdapat 8 sampai 10 pemuda. Dari atap ada yang naik ke tiang bendera dalam gemuruh teriakan, lalu bagian biru bendera itu pun dirobek, dan jadilah kini 'Sang Merah Putih' yang berkibaran di angkasa.

Lalu yang menjadi pertanyaan adalah siapakah yang menjadi perobek bendera tersebut? Dalam kondisi yang sangat kacau dan penuh massa, tentu tidak mudah bagi para saksi sejarah untuk mengetahui secara pasti siapakah yang melakukannya.


7. Penulis Buku Darmogandhul

Mungkin di antara karya-karya sastra kuno berbahasa Jawa, kitab Darmogandhul adalah salah satu sastra Jawa yang sangat kontroversial. Selain isinya banyak memutarbalikkan ajaran agama tertentu, juga kitab ini sarat dengan sejumlah keganjilan-keganjilan sejarah sebenarnya.

Walaupun menggunakan latar belakang kisah runtuhnya Majapahit dan berdirinya kerajaan Demak Bintara, namun kisah Darmogandhul mencuatkan hal-hal yang tidak masuk akal pada zamannya. Hal ini didapati pada untaian kisah berikut:

… wadya Majapahit ambedili, dene wadya Giri pada pating jengkelang ora kelar nadhahi tibaning mimis, …

Maksudnya: Pasukan Majapahit menembak dengan senapan, sedangkan pasukan Giri berguguran akibat tidak kuat menerima timah panas. 

Apakah zaman itu sudah digunakan senjata api dalam berperang? Hal tersebut tidak mungkin sebab senjata api baru dikenal sejak kedatangan bangsa Eropa ke bumi Nusantara. 

Darmogandhul ditulis setelah kedatangan bangsa Eropa, bukan pada saat peralihan kekuasaan dari Majapahit ke Demak Bintara.

Lalu siapakah sebenarnya penulis kitab ini? Sampai saat ini belum ada yang bisa menunjukkan secara pasti siapakah pengarang kitab 'ngawur' ini. Namun dari sejumlah analisis tulisan dan latar belakang sejarah dalam kitab itu, Darmogandhul ditulis pada masa penjajahan Belanda.

Penulis Darmogandul bukan orang yang tahu persis sebab-sebab keruntuhan Majapahit yakni Perang Paregreg yang menghancurkan sistem politik dan kekuasaan Majapahit, juga hilangnya pengaruh agama Hindu. 

Kitab Darmogandhul diduga hanya produk rekayasa sastra Jawa yang dipergunakan untuk kepentingan penjajah Belanda.

Sumber :

markasberita.com

Pendekar Tanpa Kaki Bikin Kagum Pejabat Cimahi

blog: jurnal fresh SIDANG Paripurna Istimewa menyambut Hari Jadi Ke-11 Kota Cimahi baru saja usai. Para pejabat unsur Musyawarah Pimpinan Daerah pun baru saja keluar dari ruang paripurna dan baru saja menginjakkan kaki di pendopo kantor dewan, Kamis (21/6) siang.


Namun puluhan mata para pejabat tertegun sejenak ke arah lapangan kantor dewan yang saat itu sedang panas-panasnya disapa terik matahari. Bukan karena panas mentari yang membuat mereka tertegun. Mereka melihat ada pemandangan mencolok yang saat itu sedang terjadi di tengah lapangan. Pemandangan itu adalah berupa atraksi yang dilakukan seseorang yang tidak pernah dilihat selama ini. Atraksi itu berupa perpaduan gerakan-gerakan pencak silat yang diselingi kemampuan mempergunakan senjata tajam berupa golok.

Yang cukup membuat banyak pasang mata keheranan adalah sosok pendemo atraksi itu tidak memiliki dua kaki sama sekali. Fisik orang yang sedang melakukan aksi gerakan pencak silat di tengah lapangan yang sangat panas dibakar sengatan matahari itu hanya tubuh kepala hingga pinggang saja. Kedua kakinya tidak ada.

Namun hebatnya, orang yang belakangan diketahui bernama Ade Anas itu mampu menunjukkan jurus-jurus silat secara mumpuni dengan gerakan-gerakan sempurna, seolah-olah dia memiliki kedua kaki yang menapak di tanah.

Pendekar dari perguruan Citra Domas itu mampu melakukan gerakan berputar, berbalik, menangkis, dan memukul dengan baik dan tangkas. Bahkan boleh dibilang sempurna, seolah dia sedang berhadapan dengan musuh sesungguhnya di depan matanya.

Tepuk tangan riuh pun menggema. Karena gerakan-gerakan silatnya sempurna dengan kondisi fisik tubuh seadanya, banyak pejabat bersimpati memberikan "kadeudeuh" untuk Ade.

Setelah melakukan atraksi jurus-jurus silat, Ade pun mendapat banyak ucapan selamat, tidak hanya dari para hadirin yang berada di pinggir lapangan, tapi juga dari para pejabat, termasuk Wali Kota Itoc Tochija.

Kepada Tribun, yang menghampirinya setelah ia menggelar atraksi, Ade Anas mengaku tidak ada rahasia khusus darinya untuk melakukan jurus-jurus silat yang sempurna. "Latihan yang tekun dan kerja keras," katanya membuka pembicaraan.

Menurut Ade, ketiadaan kedua kakinya tidak lantas membuat dirinya menjadi seorang yang patah semangat, apalagi putus asa. Sebaliknya, hal itu menjadi pemicu bagi dirinya untuk bisa berbuat yang terbaik yang bisa berguna bagi diri dan orang-orang di sekitarnya.

Adapun pilihan Ade memperdalam pencak silat adalah karena kecintaannya kepada budaya bangsa sendiri, selain tentu saja sebagai ilmu bela diri. Ade, yang kini berusia 35, mengaku baru mengenal pencak silat pada tahun 1990. Saat itu, anak kelima dari enam bersaudara pasangan Didi Heryadi dan Aah (almarhumah) ini menimba ilmu silat di  Perguruan Silat Putera Gumelar di Cimareme, Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat.

Pada 1997, Ade menimba ilmu di Perguruan Citra Domas hingga akhirnya dia mengenal ilmu-ilmu yang lebih sulit seperti belajar alat (mempergunakan senjata tajam) hingga belajar tenaga dalam seperti kuat terhadap api, kebal senjata tajam, hingga mampu melakukan atraksi seperti debus, yakni memasukkan paku ke hidung dalam jumlah banyak.

Karena sudah begitu banyak ilmu dan jurus-jurus yang dimilikinya, warga RT 01/05 Kampung Rancabogo, Desa Cimareme Ngamprah, itu sempat mengenyam pengalaman manis, yakni mewakili daerahnya ke Jambore Pencak Silat Nasional di Cikeas pada 2009.

"Itu pengalaman paling berkesan saya selama ini, bisa mewakili daerah ke tingkat nasional. Saya bangga bahwa dengan kondisi tubuh seadanya, saya mampu membaktikan diri untuk tanah kelahiran saya dan orang-orang yang selama ini sudah berjasa membuat saya seperti ini," katanya.

Sumber : Tribun

perilaku-perilaku indonesia .

1.gotong royong


blog: jurnal fresh per kata, kata bhinneka berarti "beraneka ragam" atau berbeda-beda. Kata neka dalam bahasa Sanskerta berarti "macam" dan menjadi pembentuk kata "aneka" dalam Bahasa Indonesia. Kata tunggal berarti "satu". Kata ika berarti "itu". Secara harfiah Bhinneka Tunggal Ika diterjemahkan "Beraneka Satu Itu", yang bermakna meskipun berbeda-beda tetapi pada hakikatnya bangsa Indonesia tetap adalah satu kesatuan. Semboyan ini digunakan untuk menggambarkan persatuan dan kesatuan Bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia yang terdiri atas beraneka ragam budaya, bahasa daerah, ras, suku bangsa, agama dan kepercayaan.

musyawarah mufakat


Musyawarah adalah proses pembahasan suatu persoalan dengan maksud mencapai keputusan bersama atau mufakat  di mana mufakat sendiri adalah kesepakatan yang di hasilkan setelah melakukan proses pembahasan dan perundingan bersama. Jadi musyawarah mufakat merupakan proses membahas persoalan secara bersama demi mencapai kesepakatan bersama

ramah tamah


baik hati dan menarik budi bahasanya; manis tutur kata dan sikapnya; suka bergaul dan menyenangkan dalam pergaulan itulah indonesia

 Toleransi






toleransi saling menghormati satu sama yang lain dan tidak membedakan antara suku ras,agama dan budaya.

sumber : blogspot

Senin, 25 April 2016

Perang-perang aneh di dunia

Sebagian besar perang sejarah mungkin terdengar asing oleh kita saat ini. Meledakkan, menembak, dan menyiksa ribuan orang tampaknya benar-benar aneh ketika anda menganggap bahwa itu semua disebabkan oleh tindakan sekelompok kecil individu yang gila kekuasaan. Pada catatan yang lebih terang, perang telah menyebabkan beberapa cerita ganjil dan paling menarik dalam sejarah. berikut adalah perang-perang aneh di dunia. 
10. Kavaleri Perancis Menangkap Armada Laut Belanda
sejarah perang
Pada bulan Januari 1795, Tentara Revolusioner Perancis maju ke Provinsi Serikat (sekarang Belanda) ketika cuaca dingin menyebabkan salah satu pertempuran paling aneh pada zaman tersebut. Johan Willem de Winter dikirim bersamaan dengan kelompok Hussars dari Perancis untuk merebut markas den Helder dan untuk menjaga kapal-kapal Belanda melarikan diri ke sahabatnya Inggris. Ketika jenderal tiba, ia menemukan bahwa armada Belanda, yang telah berlabuh di den Helder, telah terjebak dalam es tebal. Secara diam-diam berbaris mendekati armada tersebut, Hussars mampu mengelilingi kapal dan memaksa para pelaut Belanda untuk menyerah. Ini adalah satu-satunya peristiwa dalam sejarah bahwa armada laut telah ditangkap oleh kavaleri.
9. Pendiri Scientology Berperang di Laut Dengan Musuh Imajiner
sejarah perang
Pada Mei 1943, L. Ron Hubbard, komandan kapal selam pemburu PC-815 dan pendiri masa depan dari Gereja Scientology, diperintahkan untuk memindahkan kapalnya dari Portland ke San Diego. Pada tanggal 19 Mei, jam 03:40 dini hari, Hubbard mendeteksi apa yang dianggap sebagai kapal selam Jepang melalui sonarnya. Pada pukul 09:06, dua balon udara Amerika dipanggil untuk membantu pencarian. Pada tengah malam tanggal 21 Mei, armada kecil telah dipanggil untuk membantu Hubbard berburu musuh yang sulit dipahami ini, termasuk mengirimkan dua kapal penjelajah dan dua kapal penjaga pantai. Kapal-kapal ini melepaskan lebih dari 100 bom kedalaman. Setelah perburuan selama 68 jam, tidak ada tanda-tanda musuh mengalami kerusakan atau bahkan bergerak, Hubbard dipanggil kembali. Sebuah laporan, dengan kesaksian dari komandan kapal lain di tempat kejadian, kemudian menemukan bahwa Hubbard telah berperang di laut selama 68 jam dengan medan magnet yang terpetakan di dasar laut. Karena kejadian ini Hubbard hampir menyebabkan insiden diplomatik dengan membombardir wilayah Meksiko.
8. Dua Prajurit Mabuk Memulai Pertempuran Untuk Membuktikan Siapa Yang Paling Kuat
sejarah perang
Pada musim gugur 334 SM, Alexander Agung mengalami kesulitan untuk mengambil alih Halicarnassus (Bodrum modern) dari Persia. Para lawan yang bertahan telah mendapat supply dengan baik, dan dinding mereka dibangun untuk menahan penemuan terbaru dari ketapel. Pengepungan panjang dan sulit ini menyebabkan banyak lelaki dalam tentara Alexander mulai bosan, termasuk dua hoplites dari brigade Perdiccas. Keduanya berada di tenda yang sama, yang berarti bahwa mereka sering berbagi cerita tentang pengalaman mereka. Suatu hari, saat mabuk, keduanya terlibat perkelahian siapa yang lebih berani. Akhirnya mereka sepakat bahwa untuk menyelesaikan perdebatan, mereka akan menyerang dinding Halicarnassus – sendirian.
Para prajurit di dalam benteng, hanya melihat dua lelaki mendekati, meninggalkan posnya masing-masing dan mendatangi pasangan tersebut. Keduanya kemudian dilaporkan telah membunuh banyak penyerang mereka sebelum kewalahan dan akhirnya terbunuh. Namun, tentara dari kedua pasukan melihat perkelahian kecil ini dan bergegas untuk membantu sisi masing-masing, sehingga dalam waktu tak lama menjadi perang besar-besaran. Selama serangan yang dimulai oleh dua orang mabuk ini, dinding yang sudah kurang terjaga ini hampir dikuasai oleh pasukan penyerang pada beberapa kesempatan. Karena semua pasukan Alexander telah didedikasikan untuk serangan itu, kota hampir jatuh ke tangan dua orang mabuk yang mencoba untuk menguji kejantanan mereka.
7. Orang-orang Inggris Membuat Mabuk Para Ottoman
sejarah perang
Pada 5 November 1917, Inggris menyerang kembali Kekaisaran Ottoman, yang telah menyerang koloni mereka di wilayah tersebut selama Perang Dunia I. Orang-orang Turki tersebut dipaksa kembali ke Sheria, tepat di sebelah selatan Gaza. Richard Meinertzhagen, seorang anggota intelijen Inggris, memutuskan untuk memberikan para Ottoman tersebut sebuah hadiah, yaitu menjatuhkan rokok dan selebaran propaganda dari pesawat. Tanpa sepengetahuan orang-orang Turki, Meinertzhagen telah mencampur rokok ini dengan opium dalam upaya untuk membuat mabuk para tentara yang masih bertahan tersebut, dimana mereka dengan senang hati menghisapnya. Ketika Inggris menyerang Sheria di hari berikutnya, mereka menemukan sedikit perlawanan. Apa yang mereka temui adalah para tentara Ottoman sedang mabuk sehingga mereka nyaris tidak bisa berdiri, apalagi mengangkat senapan mereka untuk mempertahankan kota.
6. Meteor Memenangkan Perang

Lucullus, seorang politikus dari Republik Romawi, adalah seorang komandan utama selama Perang Mithridatic Ketiga 76-63 SM. Berharap untuk menyerang Kerajaan Pontus dimana tentaranya sedang pergi, Lucullus terkejut menemukan kekuatan invasi nya bertemu dengan Raja Mithridates dari Pontus sendiri. Dengan dua tentara di ambang peperangan, “bola api” meteorit tiba-tiba terlihat di langit. Objek cair tersebut kemudian menghantam tanah diantara para tentara. Laporan dari setiap sisi menunjukkan bahwa kedua pasukan ketakutan akan murka dewa masing-masing, mereka kemudian melarikan diri dari medan perang secepat yang mereka bisa, membuat tamu tak diundang ini menjadi alien pertama yang memenangkan perang dalam pertempuran manusia. Lucullus akhirnya berhasil menaklukkan Pontus, meskipun kelak ketika ia gagal menyerang Armenia menyebabkan Senat mencopot jabatannya.
5. Sebuah Kejadian Pergi ke Toilet Menyebabkan Perang
sejarah perang
Insiden Jembatan Marco Polo berlangsung pada 7-9 Juli 1937. Jembatan yang terletak di Beijing ini, adalah tepat di perbatasan antara Kekaisaran Jepang dan China. Karena masa tersebut adalah periode ketegangan tinggi diantara kedua negara, zona penyangga diduduki oleh tentara Jepang dan Cina. Setelah manuver malam hari yang tidak terencana oleh tentara Jepang pada malam ke-7, maka terjadi tembak menembak dalam waktu singkat. Setelah baku tembak berhenti, seorang prajurit Angkatan Darat Jepang bernama Shimura Kikujiro, gagal untuk kembali ke posnya.
Setelah tentara Cina diperbolehkan melakukan pencarian terhadap Kikujiro, tentara Jepang berpikir prajurit tersebut telah ditangkap dan dengan berbagai alasan mereka kemudian menyerang posisi tentara Cina tanggal 8 Juli di pagi buta. Kedua belah pihak masing-masing menderita banyak korban. Pertempuran ini akhirnya mengakibatkan Perang Sino-Jepang yang Kedua, yang kemudian berbaur ke dalam Perang Dunia II. Prajurit Shimura kembali ke posisinya di hari itu, dan merasa bingung pada klaim bahwa dia telah ditangkap oleh tentara Cina. Ia mengatakan bahwa ia telah ‘hilang’ karena pergi ke toilet di sebuah tempat terpencil.
4. Tootsie Rolls Dikirim Sebagai Amunisi
sejarah perang
Perang Chosin Reservoir (Waduk Chosin) antara pasukan PBB yang terkepung dan pasukan Cina berkobar dari 27 November sampai 13 Desember 1950. 120.000 pasukan Cina memasuki Korea Utara dan akhirnya memaksa 20.000 pasukan PBB untuk mundur dari posisi pertahanan mereka di waduk tersebut. Meskipun Cina menderita korban jiwa yang sangat besar, pertempuran masih dipandang sebagai kemenangan China karena membuat PBB menarik mundur seluruh pasukannya dari Korea Utara. Salah satu faktor yang mungkin telah memberi kontribusi pada kekalahan PBB di waduk itu adalah Tootsie Rolls.
Setelah amunisinya hampir habis, divisi mortir Marinir AS berisiko kehilangan pesawat dan perlengkapan anti-pesawat. Mereka memutuskan untuk meminta tambahan persediaan dengan parasut. Sayangnya, seseorang di depot pasokan, tidak tahu bahwa mortir dikirim dengan nama kode “Tootsie Rolls,” mengirim sebuah pesawat penuh dengan permen ke zona perang. Barang lezat ini, yang kemudian dimakan ketimbang digunakan sebagai proyektil, dilaporkan terus memberi semangat tinggi sampai pasukan PBB berhasil mematahkan pengepungan mereka dan mengungsi ke selatan.
3. Seorang Raja yang Buta Menyerang ke Dalam Peperangan
sejarah perang
Pada tanggal 26 Agustus 1346, tentara Inggris dan Welsh bertemu kekuatan Perancis di Crecy, Perancis. Raja Bohemian, John, dengan ksatria-ksatrianya telah bergabung dengan konflik tersebut di pihak Perancis. Sebelumnya pada 1340, saat berada dalam misi Perang Salib, John telah kehilangan seluruh penglihatannya. Namun, setelah menjadi ksatria untuk sebagian besar hidupnya, ia tampaknya tidak terlalu mengambil banyak perhatian pada cacat barunya ini.
Pada pertempuran jarak dekat, terlihat jelas bahwa Inggris dan Welsh tampaknya akan menang, dimana tentara bayaran Perancis sedang dibidik oleh panah-panah tentara Inggris dan Welsh. John, bagaimanapun, tidak bisa melihat situasi tersebut. Para ksatrianya, mungkin terlalu takut untuk memberitahu Raja untuk mundur, dan juga tidak dapat membujuknya bahwa menyerang musuh pun bukan rencana yang terbaik. Dengan menunggang kuda, dipandu oleh dua ksatrianya di sebelah kiri dan kanan, John langsung menyerang tentara Inggris. Pendamping yang berani tersebut kemudian ditemukan tewas bersama Raja setelah pertempuran.
2. Seorang Prajurit Menjadi Veteran Dari Tiga Tentara yang Berbeda
sejarah perang
Pada tahun 1938, Seorang pemuda Korea berumur 18 tahun, Yang Kyoungjong, menjalani wajib militer Tentara Kekaisaran Jepang untuk melawan Soviet. Setahun kemudian, selama Perang Khalkhin-Gol, Yang ditangkap oleh Tentara Merah dan akhirnya dikirim ke kamp kerja paksa. Namun pada tahun 1942, Uni Soviet terlibat dalam pertempuran berdarah dengan tentara Jerman yang menyerang. Dengan strategi militer, dimana Soviet mengorbankan orang-orang mereka sendiri dengan dikirim ke garis depan untuk mati sampai musuh kehabisan peluru, mereka membutuhkan tubuh baru terus-menerus. Yang merasa “yakin” bahwa ia mungkin di bawah ancaman kematian, untuk bergabung dengan Tentara Merah.
Pada tahun 1943, ia ditangkap sekali lagi, oleh tentara Jerman selama pertempuran Kharkov. Dengan strategi Soviet berjalan, Jerman kini juga membutuhkan banyak tubuh dan Yang diyakinkan untuk bergabung dengan tentara Jerman. Yang kemudian ditangkap untuk terakhir kalinya oleh pasukan Amerika pada bulan Juni 1944. Setelah menjadi seorang veteran dari tiga tentara yang berbeda, ia memutuskan untuk bergabung dengan yang lain.
1. Orang Inggris Menenggelamkan Kapal Unggulan Mereka Sendiri
sejarah perang
Angkatan Laut Inggris yang legendaris ternyata memiliki bencana yang memalukan di laut. HMS Victoria, sebuah kapal perang Royal Navy, memulai pelayanannya pada tahun 1888 dan ditakdirkan untuk menjadi kapal unggulan dari Armada Mediterania. Kapal-kapal perang Inggris, dengan biaya produksi £ 1.350.000 masing-masing, adalah jumlah yang sangat mahal pada saat itu. Meskipun demikian, orang-orang Inggris menenggelamkannya sendiri, bahkan tanpa bantuan dari musuh. Pada tanggal 22 Juni 1893, Wakil Admiral Sir George Tryon dan 10 kapal perang dari armada Mediterania sedang menuju ke laut. Dengan memerintahkan berlayar dalam dua baris, kapal-kapal tersebut hanya 1.000 meter (3.300 kaki) terpisah, Wakil Laksamana memutuskan untuk mencoba sesuatu yang sangat absurd.
Ingin memperlihatkan satu pertunjukkan, ia memerintahkan dua kapal terdepan dari dua baris tersebut untuk mengubah haluan 180 derajat terhadap satu sama lain dan kemudian terus maju ke pelabuhan, dengan sisa armada mengulangi langkah ini. Jarak antara kapal-kapal tersebut ternyata jauh lebih kecil dari lingkaran putar bagi kedua kapal perang, sesuatu yang Tryon gagal perhitungkan dalam mewujudkan keinginannya, menjadikan armadanya berlayar dalam sinkronisasi. Dua kapal perang yang sangat mahal tersebut, tak dapat dihindari bertabrakan, menenggelamkan Victoria, yang baru saja memiliki lima tahun pelayanan, dan membuat HMS Camperdown rusak berat. Lebih dari setengah awak Victoria tewas. Daripada menanggung malu, dan menerima tagihan yang sangat mahal, Tryon memutuskan untuk turun ke laut tenggelam bersama kapal.
sumber:http://www.tembusbatas.com/10-peristiwa-aneh-dalam-sejarah-perang/
Diberdayakan oleh Blogger.